Rehab Gedung SDN Mekarjaya 02 Mangkrak

Bogor, rakyatbicara.co.id – Rehabilitasi gedung sekolah dari sarana prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor yang dianggarkan dari Anggaran Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor dengan nilai kontrak berfariasi dimana pekerjaan diserahkan kepada pihak ketiga Penyedia jasa.

Salah satunya rehabilitasi gedung SD Negeri Mekar Jaya 02 Kelurahan Cirimekar Kecamatan Cibinong dengan penyedia jasa CV. Guna Artha Sejahtera dengan nilai kontrak Rp. 472.925.200,- masa kerja 90 hari (30/Agustus/2021) – (27/November/2021).

Pantauan di lokasi Senin (4/Oktober/2021), terlihat tidak ada kegiatan dan aktivitas pekerja bangunan, para pekerjanya sudah tidak ada dilokasi. Hanya ada pekerjaan pengecatan yang dilakukan oleh dua orang pekerja (tukang).

Salah satu pekerja mengatakan sudah tidak ada pekerjaan semua sudah pulang kampung.

“Tidak ada yang kerja lagi pak, semua sudah pulang kampung (Cianjur),” ujarnya.

IMG 20211006 WA0013 rakyatbicara.co.id

Ini sangat aneh padahal tampak jelas bahwa pekerjaan belum selesai, belum ada pemasangan plafon, sehingga nampak jelas terlihat kerangka baja ringan yang menopang atap gedung sekolah karena tidak adanya plafon yang menghalangi pandangan. Kabel lampu untuk penerangan ruangan kelas bergantungan tidak beraturan.

Belum lagi sangat terlihat baja ringan yang berkarat dan keropos, Sehingga kuat dugaan bahwa baja ringan yang notabene pejangga vital atap gedung sekolah tidak diganti dengan yang baru melainkan masih memakai, kerangka baja ringan yang lama.

Informasi yang dihimpun di lapangan, memang tidak ada pergantian rangka baja ringan, Dan masih memakai rangka baja ringan yang lama.

Rehab Gedung SDM Mekarjaya 02 Mangkrak

Sementara sebelumnya rakyatbicara.co.id mendapati serta meyaksikan bahwa pemasangan keramik yang baru tidak memakai atau tidak dihamparkan pasir terlebih dahulu, akan tetapi langsung menggunakan adukan pasir dan semen. Saat ditanyakan kepada pekerja memang tidak dihamparkan pasir terlebih dahulu.

“Memang gak pak, gak pake ditaburi pasir, karena kalau dihampar pasir tinggi lantainya gak sama ,” Ujar salah satu pekerja yang tidak mau menyebutkan namanya. Beralasan.

Sementara pihak perusahaan penyedia jasa saat dikonfirmasi terkait hal tersebut via WhatsApp enggan memberikan keterangan.

Berita ini ditayangkan redaksi Masih menantikan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.(Roni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.