Terkait Penolakan Pasien RSUD Cibinong, ini Penjelasannya…

“RSUD Cibinong Berikan Keterangan Resmi Terkait Penolakan Pasien saat meminta visum pasien diduga Korban (KDRT). “
Bogor, Rakyatbicara.co.id – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong, dr. Wahyu Eko angkat bicara, membantah keras atas pemberitaan terkait permintaan visum pasien berinisial RN (25) yang diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan tidak ditangani secara langsung oleh pihak Rumah Sakit hari Senin (24/09/2021) lalu.
Menurut keterangan RSUD Cibinong “TIDAK MENOLAK” permohonan visum dari Kepolisian Resor Bogor berinisial SN. namun Pemeriksaan visum telah dilakukan pada tanggal 24 September 2021 pukul 10.00 WIB di Poliklinik Umum RSUD Cibinong, dengan Nomor Visum 054.4/8170-Yan/RSUD.C/VetR/IX/2021.
Namun Adanya penundaan pemeriksaan visum dari tanggal 23 September sekitar pukul 15.00 WIB dilakukan karena beberapa hal, ucap Dirut Wahyu Eko kepada rakyatbicara.co.id Pada Jumat, (08/10/2021).
Menurut informasi Dirut RSUD Cibinong Wahyu Eko menjelaskan, pada Saat pasien datang, di Instalasi Gawat Darurat (IGD) tengah ada 3 (tiga) orang pasien dengan serangan jantung dan kegawatdaruratan paru, yang membutuhkan penanganan segera dan komprehensif, serta membutuhkan waktu yang cukup lama.
Saat tiba di IGD, Keadaan Umum (KU) pasien RN baik dan tidak ada kegawatdaruratan. Dengan pertimbangan kenyamanan pasien, dan tidak menunggu lama diantara pasien-pasien gawat darurat di IGD, maka Dokter Jaga IGD saat itu menyarankan agar pemeriksaan visum RN dilakukan di Poliklinik Rawat Jalan RSUD Cibinong pada keesokan paginya. (hdr).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.