Lalin Mayor Oking Pasar Citeureup Semerawut ! Ada Apa… 

Bogor, rakyatbicara.co.id – Jalur lalu lintas (Lalin) di jalan mayor oking jaya atmaja ‘pasar citeureup’ sangat berat dalam pembenahan di mana para pkl telah memakai hak pejalan kaki hingga badan jalan raya pengendara.
Perlu dukungan dari beberapa dinas untuk melakukan pembenahan mulai dari kebersihan pasar, penataan para pedagang, rambu-rambu petunjuk, tempat parkiran pengunjung hingga ketegasan dari aparat terkait lalin maupun pasar tersebut.
Terlihat masih kurangnya kesadaran para pkl dan para pengendara khusus nya roda 2 yang di mana sering kita lihat kemacetan sering terjadi dengan melakukan “ekstrim” dalam berlalulintas dengan melawan arus lalin tanpa mementingkan keselamatan.
Elis (46) thn menyampaikan sering kaget bila berkendara, tiba-tiba ada motor lawan arah datang. belum lagi macet apa tidak ada petugas hingga yang lawan arah dapat di tindak atau di tilang oleh petugas agar jerah, ucap elis dengan nada kesal, Pada Selasa, (01/11/2021).
Di utarakan pula para pengendara lain meldi (30) thn warga Citeureup, Kemacetan terjadi bukan hanya pengendara melawan arus tetapi para angkotnya pun dapat membuat kemacetan terjadi. Dulunya ada terminal Citeureup namun hingga kini sudah tidak ada lagi makanya para angkot pada di jalan-jalan pak, terang meldi kepada awak media.
Di sisi lain Kanit Lantas Polsek Citeureup AKP Budi dalam keterangan mengatakan, adanya peningkatan volume kendaran pada pagi hari, siang dan sore hari. 
Untuk itu kita lalukan pengaturan lalulintas dengan menurunkan para petugas di lapangan, sementara itu masih terlihat para pengendara sampai saat ini melakukan pelanggaran dengan melawan arus lalulintas. Terutama para pengendara roda dua, yang masih kita temui di lapangan Sehingga terdapat kurangnya kesadaran masyarakat atau disiplin dalam berkendara.
Adanya para pelanggar atau melawan arus para pengendara kita berikan edukasi himbauan persuasif terlebih dahulu kepada para pengendara yang melakukan lawan arus dan kita arahkan untuk putar balik kendaranya, terang AKP Budi saat melakukan arus lalun.
IMG 20211102 210431 rakyatbicara.co.id
Di tambah pula minimnya rambu-rambu yang ada di jalan sehingga tidak adanya petunjuk untuk jalan tertanda arah, di mana yang tertunjuk satu arah atau pun dua arah. Kita sudah berkoordinasi dengan pihak perhubungan sudah kami sampaikan dengan beberapa poin terkait petunjuk rambu-rambu yang hilang atau yang belum ada. (hdr).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.