Strategi BPJS Kesehatan Kenalkan Layanan Digital Peserta JKN

Bogor, rakyatbicara.co.id – Simplifikasi layanan menjadi salah satu fokus BPJS Kesehatan demi tingkatkan kepuasan peserta. Hal ini diwujudkan BPJS Kesehatan yang hingga saat ini senantiasa meluncurkan berbagai inovasi.

Sejalan dengan kemajuan teknologi yang serba digital BPJS Kesehatan menghadirkan aplikasi Mobile JKN pada smartphone, terlebih lagi pandemi yang masih berlangsung saat ini, kanal layanan digital menjadi solusi kemudahan layanan.

Setelah Dihantam Pademi, Pemkab Dongkrak Sektor Wisata Bogor

Pada Media Gathering BPJS Kesehatan mengadakan kegiatan bertajuk Ngopi (Ngobrol Program Terkini) JKN yang dihadiri 15 (lima belas) media berbeda di Kota Depok, Kota Bogor, dan Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut bertujuan sebagai upaya penyebaran informasi pelayanan Program JKN-KIS kepada masyarakat.

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta Betty Parapat memberikan paparan seputar kemudahan layanan dan antrean online.

“Berbagai inovasi dilakukan untuk meningkatkan kepuasan peserta yang selama ini telah menjadi fokus berlangsungnya Program JKN-KIS. Kami memberikan solusi untuk pelayanan agar selama masa pandemi masyarakat tidak memiliki kendala pelayanan terutama pelayanan administrasi.

Aset Pemkab Bogor di 10 Desa Dikuasai Oknum Tak Jelas

Pelayanan non tatap muka yang ditawarkan antara lain Aplikasi Mobile JKN, PANDAWA (Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp) di nomor 08118165165, Care Center 165, VIKA (Voice Interactive JKN), dan CHIKA (Chat Asistant JKN),” ujar Betty, Selasa (19/4/2022).

Berbagai fitur tersedia di Aplikasi Mobile JKN salah satunya antrean online. Pada menu tersebut peserta mendapatkan kepastian jadwal layanan kesehatan dengan mendaftar melalui Mobile JKN, hal tersebut menjadi solusi atas kasus antrean yang membeludak di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti di puskesmas dan klinik.

Manfaat positif yang dirasakan pasien juga dapat berdampak pada meningkatnya kepuasan peserta terhadap layanan di FKTP.

“Penggunaan aplikasi Mobile JKN membuat pasien tidak perlu antre terlalu lama karena cukup mendaftar lewat aplikasi kemudian sudah muncul nomor antrean, dan peserta bisa memperkirakan jam berapa harus datang ke fasilitas kesehatan. Dengan adanya kemudahan pendaftaran antrean di fasilitas kesehatan melalui Mobile JKN ini, kepuasan peserta dapat meningkat,” tambah Betty.

BPJS Kesehatan terus berfokus pada pengembangan inovasi dalam peningkatan mutu layanan serta menawarkan kemudahan untuk masyarakat.

Dalam penutupannya Betty mengatakan sudah seharusnya masyarakat memanfaatkan kanal layanan digital untuk mendapatkan informasi data pribadi mau pun perubahan data pribadi yang tentunya secara aman dilengkapi dengan verifikasi data.(roni)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.