Arya Sinulingga Sambangi Rumah BUMN Bogor Bank Mandiri

Bogor, rakyatbicara.co.id – Kementerian BUMN kembali melakukan safari ke sejumlah Rumah BUMN binaan Bank Mandiri. Arya Sinulingga Staff Khusus. III Menteri BUMN Kemarin, Sabtu (16/04).

Sebelum memulai diskusi dengan para pelaku UMKM, Arya terlebih dahulu mengelilingi stand-stand UMKM binaan Rumah BUMN Bogor Bank Mandiri yang telah membuka bazzar dan memperlihatkan produk mereka.

Pembukaan acara safari ke sejumah Rumah BUMN binaan Bank Mandiri.Hampir semua produk ia bawa pulang, tak terkecuali tas kulit brand lokal bernama Pepari Leather.

Setelah itu, ia langsung mengunjungi Rumah BUMN Bogor. Letaknya di lantai 3 Bank Mandiri Cabang Semplak.

“Baru masuk, orang-orang Bank Mandiri tahu mau saya apa,” ungkapnya mengawali tanya jawab bersama UMKM.

Dari hasil diskusi dan kunjungan dengan UMKM binaan Rumah BUMN Bank Mandiri, Arya memberikan masukan untuk tempat yang lebih luas dan representative.

Hal ini juga selaras dengan rencana Bank Mandiri yang sudah merencanakan untuk segera merelokasi Rumah BUMN Bank Mandiri ke tempat yang lebih besar. Yang rencananya berlokasi di Mandalawangi , Taman Kencana Kota Bogor.

“Kalau bisa tiga bulan sudah jadi dan pindah. Biar ibu-ibu UMKM bisa nyaman diskusi, produksi dan lainnya,” tegas Arya.

Sementara mengenai permintaan pelaku UMKM, terkait beberapa hal yang perlu disupport seperti mesin pengawet, kalibrasi, rumah produksi bareng dan lainnya, Arya menegaskan bahwa Kementerian BUMN bakal terus memberikan perhatian kepada pelaku UMKM.

Hanya saja, pihaknya juga akan menseleksi kebutuhan-kebutuhan mendesak, yang harus benar-benar diprioritaskan untuk kepentingan bersama.

Misalnya, lanjut Arya, masalah packaging. Pemerintah sedang berupaya menyediakan bahan packaging yang murah dan bisa dibeli UMKM secara eceran.

“Terkait mesin pengawet, karena alatnya mahal, kami akan bicarakan dengan LIPI untuk mempermudah UMKM bisa ikut mereka tanpa membebani,” cetus Arya.

Disamping itu, Arya juga meminta agar para UMKM tidak terpaku apapun untuk terus berkreasi, berkembang, menjadi UMKM yang Go Modern, Go Digital, Go Online dan Go Global.

Di tempat yang sama, Regional Credit dan Bisnis Development Head Bank Bank Mandiri, Machmudin membeberkan, bahwa Rumah BUMN Bogor memiliki total binaan terdaftar sebanyak 1.710 UMKM.

Sebanyak 70 persen merupakan bergerak bidang makanan, dan 30 persen bergerak bidang Fashion Craft.

“Rumah BUMN Bogor rutin mengadakan pelatihan atau pembinaan UMKM untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pelaku UMKM. Menjadikan UMKM yang naik kelas dan berkualitas,” tutupnya.

Acara ini menghadirkan 30 umkm binaan Rumah BUMN Bank Mandiri untuk diskusi bersama dengan Bapak Arya Sinulingga

Seperti diketahui, hingga saat ini, Bank Mandiri mengelola sebanyak 22 Rumah BUMN yang tersebar diseluruh Indonesia antara lain Bogor, Jakarta Selatan, Cilegon, Surabaya, Ponorogo , Trenggalek, Semarang, Kampar, Tebing Tinggi, Lampung Utara, Lubuk Linggau, Ciamis, Melawi, Penajam Paser Utara, Gowa, Gorontalo, Kep Banggai, Ambon, Karangasem, Kupang , Jayawijaya dan Bintuni.(ck)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *