PKL Demo Kantor Bupati Bogor, Tuntut Izinkan Jualan Lingkar Stadion Pakansari

Cibinong, rakyatbicara.co.id – Puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di sekitaran Jalan Lingkar Stadion Pakansari menggelar demonstrasi di Kantor Bupati Bogor, Selasa (19/4).

stadion pakansari hari ini

Mereka menuntut agar diizinkan  kembali berjualan di Jalan Lingkar Stadion pakansari cibinong.

Aksi Geber Motor Jalan Raya Puncak Bogor Kini Di Jaga Polisi

Pasalnya sejak pandemi Covid-19 pada 2020, akses menuju Jalan Lingkar Stadion Pakansari ditutup dari kegiatan PKL.

Setelah Dihantam Pademi, Pemkab Dongkrak Sektor Wisata Bogor

“Tapi kan sekarang sudah mereda. Di Jalan Bambu Kuning saja boleh ada bazaar Ramadan kok. Masa kita disini masih nggak boleh terus,” kata koordinator lapangan para PKL, Ali Topan.

Minta Lingkar Stadion Pakansari Dibuka

Menurutnya, para PKL sempat bersurat ke Pemkab Bogor yang berisi permohonan agar Jalan Lingkar Stadion Pakansari dibuka dan mereka diizinkan untuk kembali berjualan.

Namun, surat itu tidak pernah mendapat respon dari Pemkab Bogor, hingga mereka nekat datang untuk melakukan demonstrasi pada Selasa siang di bawah terik matahari.

H-7 Lebaran, 200 Bus AKAP di Terminal Baranangsiang Akan Jalani Ranp Check

lingkar stadion pakansari dibuka pkl

“‘Kan PKL lapak dagangannya tidak permanen. Biasanya mereka buka jam 5 sore terus jam 11 malam udah sepi mereka tutup dan lapaknya dibongkar sendiri dan bersih lagi,” kata dia.

Ali Topan juga memastikan PKL siap diatur agar kembali dapat berjualan seperti biasa.

Aset Pemkab Bogor di 10 Desa Dikuasai Oknum Tak Jelas

stadion pakansari dibuka pkl geruduk

Karena bagaimanapun mereka butuh pemasukan menjelang Idul Fitri 1443 H.

“Kebutuhan banyak dan sedang ramai-ramainya. Tapi mereka nggak boleh jualan,” katanya.(Roni/cok)

Alih Fungsi Lahan Persawahan, Sat Pol PP Menanti Surat DPKPP

pakansari dibuka pkl geruduk kantor

dibuka pkl geruduk kantor bupati

pkl geruduk kantor bupati bogor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.