Semifinal Piala AFF Futsal Indonesia Vs Myanmar, Garuda Buat Lawan Menunduk Malu 6-1

Thailand, rakyatbicara.co.id – Hasil semifinal Piala AFF Futsal 2022, Indonesia vs Myanmar, menunjukkan keperkasaan Garuda atas lawan.

Indonesia menang telak dengan skor 6-1 atas Myanmar. Enam gol skuad Garuda dicetak olek Syauqi Saud (15′), Evan Soumilena (22′), Runtuboy (25′, 35′), Firman Ardiansyah (39′), dan Guntur Sulistyo (39′).

Sementara satu gol Myanmar dicetak oleh Hlang Min Tun (37′) lewat skema power play.

Laga semifinal Piala AFF Futsal 2022, Indonesia vs Myanmar, berlangsung di Hua Mark Indoor Stadium, Bangkok, Thailand, Jumat (8/4/2022) sore WIB.

Pada partai final nanti, Indonesia menanti pemenang laga Thailand vs Vietnam yang digelar mulai 17:00 WIB di tempat dan hari yang sama.

Selain ke final, timnas futsal Indonesia juga berhak melangkah ke Piala Asia Futsal 2022 di Kuwait.

Jalannya Pertandingan

Babak I

Indonesia sangat mendominasi pada babak pertama dengan membuat peluang-peluang berbahaya.

Indonesia mendapat peluang emas ketika kiper lawan melakukan pelanggaran keras, yakni menghadang laju bola Mochammad Iqbal dengan tangan di luar sirkel pada menit ke-5.

Namun, wasit hanya memberikan kartu kuning bukan kartu merah.

Sepakan Evan Soumilena dua kali membentur tiang dan memantul keluar pada menit ke-8 dan 13’.

Pada menit ke-15, Indonesia memiliki peluang emas saat unggul pemain dalam pertahanan lawan. Akan tetapi, sepakan akhir Dewa Rizki mampu diantisipisi anchor lawan.

Chemistry Runtuboy dan Syauqi membuahkan hasil. Umpan sepakan pojok Runtuboy mampu dimaksimalkan oleh Syauqi.

Sepakan keras Syauqi melewati para pemain sekaligus kiper Myanmar. Indonesia unggul 1-0.

Memasuki 2 menit akhir, Indonesia melakukan pelanggaran keenam. Artinya, hadiah second penalty diberikan untuk tim Myanmar.

Myo Thet Aung yang turun sebagai eksekutor gagal memaksimalkan second penalty. Albagir mampu membaca arah bola dengan baik.

Tempo permainan pada babak kedua lebih lambat dibanding babak pertama. Namun, Indonesia tetap tampil dominan.

Belum tiga menit berjalan, Indonesia mencetak gol keduanya lewat gol cantik Evan Soumilena (22’).

Umpan jauh Albagir dilanjutkan dengan sontekan cantik Evan Soumilena sembari membalikkan badan tak bisa dibaca kiper lawan. Indonesia unggul 2-0.

Chemistry Syauqi dan Runtuboy kembali membuahkan hasil. Kali ini gol ketiga untuk Indonesia pada menit ke-25.

Skil apik Syauqi yang mengelabui tiga pemain lawan dilanjutkan umpan cungkil ke Runtuboy.

Runtuboy yang berdiri bebas tak sulit mengarahkan bola ke gawang Myanmar. Indonesia unggul 3-0.

Tertinggal tiga gol membuat kiper Myanmar sering maju membantu penyerangan alias memakai skema power play.

Hanya saja, power play Myanmar tak menggunakan flying goolkeeper atau kiper palsu.

Power play Myanmar tak berjalan mulus. Sebaliknya, Indonesia mencetak gol keempatnya pada menit ke-35.

Runtuboy yang menerima umpan Evan Soumilena sukses membuat lawan “babak belur”.

Myanmar pecah telur pada menit ke-37. Sepakan keras Hlang Ming Tun dari sisi kiri penyerangan lawan tak mampu ditepis oleh Albagir.

Gol Myanmar tersebut mengubah skor menjadi 1-4. Indonesia masih unggul tiga gol.

Memasuki 2 menit terakhir, Myanmar masih memakai skema power play mereka. Namun, tak membuahkan gol.

Sebaliknya, Indonesia mencetak gol kelima dan keenamnya lewat Firman Ardiansyah (39’) dan Guntur Sulistyo (39’) yang memanfaatkan kelengahan lawan.(red)

(Mochamad Sadheli)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.