Penanganan Rehabilitasi Peran Serta Stakholder Lampung Timur

Penanganan Rehabilitasi Peran Serta Stakholder Lampung Timur

Lampung Timur, rakyatbicara.co.id – Camat Kecamatan Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur, Kiemas Defri menjenguk Sugito warga Desa Raja Basa Lama Kecamatan setempat yang terbelenggu selama 2 tahunan sebab terindikasi mengalami gangguan kejiwaan.

Defri didampingi oleh Asih Asmawati Defri,SE selaku Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan Labuhan Ratu istrinya, setelah Junaidi Kepala Desa (Kades) Raja Basa Lama (Rabala) Kecamatan Labuhan Ratu melapor.

“Saya baru saja pulang sehabis dari menjenguk Sdr. Sugito warga Raja Basa lama tersebut. Tadi malam, saya terima laporan dari Sdr. Kepala Desa (Rabala) menyampaikan bahwa ada tindakan pemasungan yang dilakukan oleh pihak keluarga Sugito” tutur Kemas Defri via WhatsApp pada Rabu, 15 Juni 2022 pukul 13.35 WIB.

Pihaknya langsung memerintahkan agar Junaidi Kades Rabala meminta keluarga Sugito melepaskan belenggu tersebut.

“Secara langsung, saya memerintahkan Kades untuk meminta keluarga Sugito melepas apapun bentuk pemasungan yang dilakukan. Alhamdulillah saya cek kerumah Sdr. Sugito sudah tidak lagi dipasung,” kata Camat Kecamatan Labuhan Ratu itu.

Pemasungan bersifat situasional karena Sugito pernah menghilang berhari-hari hingga keluarganya keliling mencari sampai kemana-mana.

“Menurut keterangan bapaknya bahwa pemasungan itu sifatnya situasional, karena yang bersangkutan pernah pergi menghilang sampai berhari-hari, hingga dilakukan pencarian oleh pihak keluarga,” ujarnya menirukan penuturan Ruslan orangtua Sugito.

Defri koordinasi dengan Forkopimcam Kecamatan Labuhan Ratu dan jajaran guna menindaklanjuti pembelengguan Sugito agar dilakukan pengobatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kota Bandar Lampung.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas, TKSK dan Forkopimcam untuk menindaklanjut penanganan warga kita tersebut guna pengobatan lebih lanjut ke RSJ di Bandar Lampung,” jelas pasangan hidup Asih Asmawati Defri itu.

Camat Kecamatan Labuhan Ratu juga berterimakasih atas informasi tersebut yang disampaikan pihak media ini.

“Terimakasih bang atas informasinya mudah-mudahan apa yang kita lakukan mendapat Ridho dari Allah SWT, Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin,” tutup suami Ketua TP-PKK Kecamatan Labuhan Ratu itu.

Sehubungan dengan hal itu, Dinas Sosial Kabupaten Lampung Timur pimpinan Agus Subagiyo telah bekerjasama dengan Direktur RS. Aulia Rahman Bandar Lampung sebagai pihak ketiga dalam rangka merehabilitasi orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).

Hal itu disampaikan oleh Meidia Ulfa,SH, MH Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Lampung Timur mewakili Agus Subagiyo Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Timur.

“Berita diatas secara kasat mata Sugito mengalami gangguan jiwa dan layak direhabilitasi, sebaiknya tidak dipasung karena tidak sesuai dengan UUD,” tutur Meidia Ulfa kepada media ini melalui aplikasi WhatsApp pada Rabu, 15 Juni 2022 jam 06.44 WIB.

Berhubung Ruslan tergolong ekonomi tidak mampu untuk biayai rehabilitasi Sugito, Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur melalui Dinas Sosial dan Direktur RS. Aulia Rahman bekerjasama memberikan bantuan pengobatan.

“Mengingat orangtua tidak ada biaya, Pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial ada kegiatan rehabilitasi ODGJ bekerjasama dengan pihak ketiga RS. Aulia Rahman dapat membantu untuk mengobati orang dalam gangguan jiwa,” kata Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Lampung Timur itu.

Penanganan ODGJ tugas dan wewenang Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur bekerjasama dengan Camat Kecamatan Labuhan Ratu dan Kepala Desa Raja Basa Lama menyampaikan permohonan bantuan rehabilitasi Sugito.

“Ini bentuk tugas Pemerintah Daerah kepada masyarakat Lamtim yang mengalami gangguan jiwa. Syaratnya, keluarga besar bersama perangkat Desa dan perangkat Kecamatan bersurat ke Dinas Sosial mohon bantuan rehabilitasi atas nama Sugito,” terangnya.

“Demikian statemen Sekretaris Dinas Sosial Meidia Ulfah SH, MM mewakili Kepala Dinas Sosial, Agus Subagiyo, S. Sos,” pungkasnya.

Pihak Puskesmas Raja Basa Lama bersama tim beserta pemegang program jiwa akan mengunjungi Sugito yang terinspirasi mengalami gangguan jiwa.

“Hari ini gasbinsa ,dari pustkesmas dan pemegang program jiwa akan home visite dan memberi tahu bila ada indikasi,” ujar Yusnita Kepala Puskesmas Raja Basa Lama kepada media ini melalui aplikasi WhatsApp pada Rabu, 15 Juni 2022 jam 08.02 WIB.

Pemasungan terhadap Sugito yang mengalami masalah kejiwaan dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Tahun 1945 Pasal 28G Ayat (2).

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 54 Tahun 2017 Tentang Penanggulangan Pemasungan Pada Orang Dengan Gangguan Jiwa, Pasal 4 Ayat (1).

(Ropian Kunang)

Penanganan Rehabilitasi Peran Serta Stakholder Lampung Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.