Geluti Usaha Cuci Steam Kendaraan Disaat Masa Pensiun

Geluti Usaha Cuci Steam Kendaraan Disaat Masa Pensiun

Lampung Timur, rakyatbicara.co.id – Usaha cuci steam kendaraan bermotor digeluti oleh Untung warga Jalan Kolonel Arifin RI Desa Pasar Sukadana Kecamatan Sukadana.

Ia mempersiapkan usahanya beberapa bulan sebelum surat keputusan (SK) pensiun di Dinas Pertanian, Perkebunan dan Holtikultura Kabupaten Lampung Timur diterimanya pada 2021 lalu.

Selain mencuci kendaraan bermotor roda empat mobil dan roda dua motor besar dan kecilnya. Ditempat usahanya Untung juga melayani pencucian karpet perabotan rumah tangga.

“(Pensiun) 2021 kemarin, sudah satu tahun, (cuci stem) sudah (dibuat) beberapa bulan lagi terus pensiun (dibuat untuk persiapan) pensiun,” tutur Untung yang ditemui seusai mencuci motor pelanggannya pada Kamis, 29 September 2022 jam 08.00 WIB.

Terasa sulit mencari uang sejak pensiun, jadi sopir pribadi telah merasa lelah dan diselingi jual beli galian c pengisi waktu mengusir kejenuhan.

“Susah cari duit sejak pensiun ini, jadi sopir pribadi udah capek, nyari (usaha) lokal lokalan batu, pasir daripada jenuh kayak gini,” katanya.

Sepi, dalam sehari hanya mencuci dua sampai tiga unit kendaraan roda empat namun terkadang lebih banyak.

“Kadang-kadang dua, tiga, tergantung rejeki semua itu Allah yang ngatur, kadang-kadang rame,” ujarnya.

Apabila kendaraan menumpuk, selain dibantu anaknya, Untung dibantu tenaga kerja lainnya. Selain itu dibutuhkan pula sabun, pulsa listrik, bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax.

“(Hasilnya) potong yang bantu nyuci, sabun, pulsa listrik, minyak,” terangnya.

Untung mengeluhkan kenaikan harga BBM jenis Pertamax yang mana harganya mencapai Rp.17 ribu perliter.

“Minyak sekarang 17 ribu, sekali beli 50 ribuan untuk 3 liter, Pertamax, kalau bukan Pertamax udah hancur mesin, (harga) minyak ini ya ampun,” keluhnya.

Berhubung seluruh barang mengalami kenaikan harga dampak kenaikan BBM, maka tarif cuci steam dinaikannya.

“Iya, kalau biasa 13 ribu naik 2 ribu perak, cat ban itu naik juga ampun di Indomaret ya Allah mak, ya ikut naik juga, naik mbak, naik, semua naik ini om, mapas,” pungkasnya.

Pelanggan bernama Yunus pedagang di kompleks pusat perbelanjaan Pasar Kota Desa Pasar Sukadana merasa puas atas hasil cuci steam ditempat Untung.

“Kebetulan langganan, hasil cuciannya bersih, soal harga nggak jadi masalah yang penting mobil benar-benar bersih kita pasti merasa puas,” katanya.

Tak banyak, hanya seratus ribuan hasil dari usaha cuci steam, cukup memenuhi kebutuhan hidup keluarganya sehari-hari sembari menanti gaji pensiunannya setiap bulan.

(Ropian Kunang)

Geluti Usaha Cuci Steam Kendaraan Disaat Masa Pensiun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *