PPMK : Sikap Tajuddin Hukum Sopir Truk Bukti Kepedulian Terhadap Keselamatan Nyawa Warga Depok

PPMK : Sikap Tajuddin Hukum Sopir Truk Bukti Kepedulian Terhadap Keselamatan Nyawa Warga Depok

Depok, rayatbicara.co.id – Ketua Umum Pemuda Pelajar & Mahasiswa KAMTIBMAS (PPMK), Drs. Ahmad Yani Panjaitan ikut berkomentar menyikapi tindakan Wakil Ketua DPRD Kota Depok Tadjuddin Tabri yang menghukum sopir truk push up dan guling guling dijalan pada hari Jum’at, 23/9 di sekitaran Krukut Limo Depok akibat truk pengangkut batu tsb menabrak pipa gas pembatas.

“Kami melihat tindakan Saudara Tadjuddin itu adalah spontanitas dan wujud tanggung jawab moral seorang wakil rakyat atas sikap ketidak hati hatian sopir truk dikawasan lalu lintas umum yang menyebabkan rusaknya fasilitas umum”, tegas Panjaitan.

“Kita melihat apa yang dilakukan Tadjuddin itu respect terhadap sopir truk, tidak ada penganiayaan, dan beliau juga datang kelokasi kejadian karena di hubungi warga setempat, jikapun ada sikap beliau yang meletakkan kaki dibahu sopir tersebut juga refleks karena sopir tersebut seolah mau bangun sebelum usai melaksanakan hukumannya yakni berguling setelah push up”, ujar Aktifis KNPI ini di Depok, (25/9).

“Kita seharusnya berterima kasih atas sikap tegas Saudara Tadjuddin tersebut, sebab truk tersebut menabrak pipa pembatas gas, jika gas tersebut meledak gimana nasib warga sekitar, lagi pula tidak ada penganiayaan, hanya hukuman moral, selama ini kita sama tahu betapa banyaknya Truk truk bermuatan overload yang membahayakan melintas dijalan umum, lihat saja truk tanki di Cibubur beberapa bulan lalu yang menewaskan 10 warga tak berdosa, ingat juga truk pasir yang menimpa mobil tahun lalu dan sebagainya”, lanjut Panjaitan.

“Jadi tindakan Bung Tadjuddin itu shock theraphy bagi sopir sopir truk lainnya yang setiap harinya lalu lalang di jalan yang banyak warga dan fasilitas umum agar berhati hati”, tegas Panjaitan.

“Ini sama saja dengan Guru menghukum siswanya yang nakal agar jadi pembelajaran, beliau itu kan wakil rakyat, terkecuali jika beliau aniaya, dan kejadian serupa sudah terjadi beberapa kali truk menabrak pipa pembatas gas, tidak sedikit terjadi sopir sopir yang ugal ugalan dan tidak hati hati dihakimi massa sampai babak belur”, ujar pria yang berdomisili di Kota Depok ini.

“Makanya menurut saya tidak pantas kalau akibat ketegasan beliau malah mengakibatkan Saudara Tadjuddin tersebut dibully di medsos bahkan mau dipecat partai”, ini yang Dzholim namanya. Tegas AY Panjaitan.(red)

PPMK : Sikap Tajuddin Hukum Sopir Truk Bukti Kepedulian Terhadap Keselamatan Nyawa Warga Depok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *