Satgasus Tipikor GNPK-RI Akan Investigasi, Meskipun USG Aset RSUD Sukadana Dikembalikan?

Satgasus Tipikor GNPK-RI Akan Investigasi, Meskipun USG Aset RSUD Sukadana Dikembalikan?

Lampung Timur, rakyatbicara.co.id – Beredarnya informasi tentang adanya dugaan sejumlah aset RSUD Sukadana, berupa alat kesehatan USG medis yang diduga berpindah tangan ke salah satu RS Swasta di Kecamatan Mataram Baru.

Menyikapi hal itu, Satuan Petugas Khusus (Satgasus) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Jawa Barat – Lampung akan segera melakukan investigasi dan klarifikasi.

“Kami GNPK RI Jabar menganggap bila ini benar, harus dipastikan dulu kebenarannya sehingga statusnya jelas. Sebab ini masalah sangat serius sekali,” kata NS Hadiwinata aktivitis yang juga praktisi Kesehatan ini pada Sabtu, 24 September.

Lebih lanjut Abah Nana, sapaan akrab beliau mengatakan bila hal ini memang benar adanya, maka pihak RSUD Sukadana seharusnya mewaspadai tentang berpindah tangannya alat medis USG tersebut ke pihak RS Swasta yang ada di Desa Mataram Baru.

Konon RS Swasta tersebut adalah milik salah seorang dokter yang bertugas di RSUD Sukadana, jangan sampai disitu ada perampokan karena adanya penyalahgunaan wewenang.

“Ini akan berakibat pada kerugian negara, karena peralatan medis USG milik RSUD Sukadana dibeli menggunakan anggaran Pemerintah, selain itu juga ini akan berakibat pada perbuatan melawan hukum,” tegasnya.

Biasanya bila seorang dokter bertugas di RSUD tetapi juga memiliki RS Swasta, maka tidak hanya alat Medis yang berpindah, tapi juga pasien-pasien dari RSUD Sukadana akan diarahkan berobat lanjutan ke RS Swasta milik dokter tersebut.

Dalam kesempatannya dia menegaskan, GNPK RI dalam waktu dekat akan segera menugaskan Satgasus Tipikor GNPK RI Jabar – Lampung, untuk segera melakukan Investigasi dan Klarifikasi kepada pihak terkait, untuk memastikan benar atau tidaknya dugaan berpindahnya peralatan medik tersebut.

Bila nanti hasil investigasi diketahui benar adanya, maka kami GNPK RI Jabar akan segera menyampaikan Laporan Pengaduan kepada Penegak Hukum, baik ke Kepolisian, Kejaksaan maupun KPK.

“Siapapun nanti yang terlibat, siap-siap saja untuk berpindah tidur. Salam Antikorupsi,” tutup Abah Nana dalam pesan elektroniknya.

Sebelumnya, ketika dr. Nila Sandrawati Tanjung selaku Direktur RSUD Sukadana dikonfirmasi oleh Tim Investigasi terkait USG medis tersebut, dr. Nila melalui ponsel pada 21 September 2022 menyampaikan terdapat alkes USG Medis inventaris RSUD Sukadana dipinjam akan tetapi telah dikembalikan.

Namun, Direktur RSUD Sukadana itu tidak menjelaskan secara rinci dan detail, siapa dan kapan dipinjam serta kapan dikembalikan USG tersebut, lagipula apakah peminjaman dilakukan secara resmi dengan cara menggunakan surat pinjam pakai.(RK/TIM)

Satgasus Tipikor GNPK-RI Akan Investigasi, Meskipun USG Aset RSUD Sukadana Dikembalikan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *