Banyak PKL Manfaatkan Trotoar Jalan di Gorontalo priok

Banyak PKL Manfaatkan Trotoar Jalan di Gorontalo Priok

Jakarta, rakyatbicara.co.id – Pedagang Kaki Lima di bibir Jalan Gorontalo Raya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, penuh akan berbagai jenis Pedagang Kaki Lima (PKL), Sabtu (9/1).

Selain terlihat kumuh, keberadaan mereka juga justru memacetkan arus lalu lintas (lalin) yang mengarah ke Kelurahan Warakas.

Pantauan Media terlihat sejumlah PKL sedang asik berdagang dengan mendirikan sebuah tenda sederhana di bibir jalan yang berdekatan dengan Taman Gorontalo. Kebanyakan dari mereka berjualan aksesoris motor dan makanan matang.

Trotoar yang biasa digunakan warga untuk berjalan kaki kini tetutup rapat barang dagangan para PKL. Tak ayal, para pejalan kali terpaksa berjalan di bibir jalan sembari berhati-hati terhadap pengendara motor dan mobil yang melintas, atau dengan kata lain takut tertabrak.

Parahnya, tak sedikit pemuda yang memarkirkan motornya di bibir jalan untuk berkunjung ke lapak PKL aksesoris motor. Kebanyakan dari mereka cuek terhadap trotoar yang tertutup rapat akan barang dagangan PKL, serta memarkirkan motor di bibir jalan.

Salah satu warga yang tinggal di Kelurahan Warakas, Gerraldi (39) menganggap hal biasa jika PKL memenuhi setiap harinya memenuhi badan Jalan di Jalan Gorontalo Raya. Menurut dia, ketika malam hari justru jalan tersebut semakin ramai.

“Kalau malam hari pasti di sini sudah ramai sama tempat makan, jajanan kecil, dan sebagainya. Bahkan jalan ini jadinya sering macet. Soalnya padat kanan kiri. Ada motor dan mobil terpakir, karena pengendaranya banyak yang jajan. Bagaimana malam minggu. Jujur sana kalau lewat di sini ya macet,” ucapnya.

Ia hanya berharap, Jalan Gorontalo Raya bersih dari PKL agar terlihat asri dan bersih. Menurut dia, kerap pagi hari Gerrald menemukan banyak sampah berserakan bekas PKL.

“Bagus sekali dong kalau bersih, sepi, enggak crowdid (padat) lah. Soalnya pagi-pagi sering sekali saya lihat sampah berserakan tempat para PKL ini mangkal berjualan,” ungkapnya.

Jawita (40), warga yang tinggal di Jalan Gorontalo mengaku jenuh akan pemandangan kumuh di Jalan Gorontalo. Selain ramai dan padat, diakui Jajang dirinya kesal PKL tak pernah menjaga kebersihan.

“Saya terganggu karena kotornya saja. PKL di sini itu kan rata-rata anak muda. Jorok,.dan enggak menjaga kebersihan. Satpol PP sering berjaga di sini cuman enggak pernah tuntas kalau bekerja. Tertibkan sampai satu PKL pun tidak ada,” ungkapnya.

Warga minta Bapak PJ Gubernur DKI Heru Budi Hartono dan jajarannya untuk menertibkan pedagang kaki lima yang ada di wilayah Jakarta Utara menjadi ungu dan semrawut membuat kemacetan jangan duduk manis di belakang meja aja.”(TIM)

Banyak PKL Manfaatkan Trotoar Jalan di Gorontalo Priok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *