RakyatBicara || Langkat, 9/4/2026 — Komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya kembali mendapat sorotan positif dari publik. Dukungan penuh yang diberikan oleh Syah Afandin terhadap kelompok seni kuda lumping Singo Rawe dinilai menjadi langkah nyata dalam memperkuat identitas budaya lokal sekaligus mendorong pelestarian budaya di tingkat nasional.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh para pelaku seni budaya kuda lumping Singo Rawe setelah sebelumnya melakukan audiensi bersama Bupati Langkat di Rumah Dinas Bupati yang berlokasi di Jalan Tengku Amir Hamzah Nomor 1, Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada Selasa 10 Februari 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Langkat menegaskan bahwa keberadaan seni budaya tradisional seperti kuda lumping bukan sekadar hiburan, melainkan bagian penting dari jati diri bangsa. Ia menyampaikan bahwa budaya lokal merupakan fondasi utama kebudayaan nasional yang harus terus dijaga, dilindungi, dan dikembangkan secara berkelanjutan di tengah arus modernisasi.
Ketua kelompok kuda lumping Singo Rawe, Andrean, didampingi sekretaris Ardiansyah, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Mereka mengungkapkan bahwa kesediaan Bupati Langkat menjadi pembina merupakan bentuk dukungan moral dan strategis yang sangat berarti bagi keberlangsungan kelompok seni tersebut.
Dengan adanya dukungan tersebut, kelompok kuda lumping Singo Rawe kini resmi berada di bawah pembinaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Langkat. Proses administrasi kepengurusan juga telah diterima melalui pamong budaya ahli pertama, Dairi Kardo, sebagai bagian dari penguatan legalitas dan pengembangan organisasi seni.
Langkah ini dinilai sebagai sinergi konkret antara pemerintah daerah dan pelaku seni dalam mendorong kemajuan kebudayaan daerah. Harapannya, ke depan kuda lumping Singo Rawe tidak hanya berkembang di tingkat lokal, tetapi juga mampu tampil di panggung nasional sebagai representasi budaya khas Kabupaten Langkat.
Andrean menegaskan bahwa pihaknya siap berkontribusi aktif dalam setiap kegiatan seni budaya yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah. Ia menyebutkan bahwa kelompoknya berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pertunjukan sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Dukungan pemerintah terhadap seni tradisional seperti ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia, bahwa pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab komunitas seni, tetapi juga membutuhkan peran aktif pemerintah agar tetap hidup dan berkembang di tengah masy
arakat modern.


























