Aceh, 08 Januari 2026 — Di tengah deru derasnya hujan dan dampak bencana longsor serta banjir yang melanda Kabupaten Bener Meriah, muncul secercah harapan dari aksi nyata para alumni dan organisasi masyarakat. Pengurus Besar Ikatan Alumni Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah (PB IKA UMN Al Wasliyah) bersama Organisasi Masyarakat Garuda Sumatera Utara (MARGA-SU) menyalurkan bantuan langsung ke tangan warga yang terdampak, menghadirkan kehangatan dan semangat solidaritas di Desa Tawar Sedenge, Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah Provinsi Aceh, Kamis 8/1/2026.
Aksi kemanusiaan ini berawal dari penggalangan dana singkat yang diinisiasi di Kota Medan. Meski digagas dalam waktu terbatas, semangat kebersamaan dan kepedulian mampu menggerakkan banyak pihak untuk berkontribusi. Rombongan relawan kemudian menempuh perjalanan menuju lokasi bencana demi memastikan bantuan sampai langsung ke tangan masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Umum PB IKA UMN Al Washliyah, Hasanul Arifin Rambe atau yang lebih di kenal dengan sapaan Bang Gopal, menegaskan bahwa kepedulian tidak mengenal batas waktu. Menurutnya, tidak pernah ada kata terlambat untuk berbuat kebaikan, terlebih ketika menyangkut keselamatan dan kebutuhan sesama manusia. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata tanggung jawab moral alumni dan organisasi masyarakat terhadap lingkungan sosial.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, Hasanul Arifin Rambe didampingi oleh sejumlah alumni serta pengurus MARGA-SU, di antaranya Ketua Harian Ridos Berutu, Wakil Ketua Harian Amir Siregar, serta beberapa pengurus lainnya. Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya kolaborasi lintas organisasi demi misi kemanusiaan.
Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari buku tulis dan pulpen untuk anak-anak, Al Quran, perlengkapan salat, jilbab dan sarung, makanan ringan, air mineral kemasan, hingga pakaian layak pakai. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak bencana longsor dan banjir yang melanda wilayah tersebut.
UMN Al Washliyah turut berperan aktif dengan menyediakan fasilitas transportasi menuju lokasi dan posko bantuan. Dukungan ini memperkuat sinergi antara institusi pendidikan, alumni, dan organisasi masyarakat dalam menghadapi situasi darurat kemanusiaan.
Setibanya di lokasi, rombongan disambut hangat oleh warga. Haru semakin terasa ketika diketahui bahwa beberapa alumni UMN Al Washliyah turut menjadi korban bencana, di antaranya Sakban Padang, Syahrika, Wirly Apriana, dan beberapa lainnya. Kondisi ini semakin menguatkan ikatan emosional dan semangat saling membantu di antara sesama alumni.
Sakban Padang, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PB IKA UMN Al Washliyah dan bertugas di Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah, merupakan salah satu warga yang terdampak langsung bencana di Kecamatan Bandar. Mewakili masyarakat, ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
Ia mengapresiasi PB IKA UMN Al Washliyah, MARGA-SU, para dosen, lembaga UMN Al Washliyah, masyarakat Kota Medan, serta seluruh pihak yang telah berdonasi. Bantuan tersebut, menurutnya, bukan hanya meringankan beban secara materi, tetapi juga menjadi sumber kekuatan moral bagi masyarakat yang tengah bangkit dari musibah.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa solidaritas, kepedulian, dan semangat gotong royong masih hidup dan nyata di tengah masyarakat, khususnya ketika dihadapkan pada ujian bencana alam. (Andre)



























